p.s. Az-Zahra

surat (yang ngga akan kukirim ke trauma fajar)

halo... aku minta maaf kalau aku jadi alasan kamu nangis lagi, kali kedua setelah dulu ya kayaknya? maaf jadi salah satu alasan kamu buat barcode lagi. maaf untuk semua hal yang menyakiti kamu, maaf karena aku memilih untuk menjadi antagonis di hidup kamu.

satu yang paling menjadi pertanyaan besar, sal, kenapa kamu khianatin fajar? i loved him so much to the point that i don't want to come back as anything to him because i already think that you are a whole, you are everything that he ever wants. pakai kerudung, tutup aurat, kulit putih, cantik sekali, pintar, keren, kamu... perfect sal, dan aku selalu mendengar kalau dia sangat mengusahakan kamu, susulin ke depok, beliin kamu kacamata minus, lindungin kamu, selalu ada untuk kamu, susulin kamu ke bogor, fasilitasin kuliahmu, pinjamin laptop dia untuk kamu belajar, hoodie-nya, sal... kenapa... kenapa kamu sakitin orang yang aku sayangi sebegitunya?

aku tahu kamu sakit juga, aku minta maaf karena aku ngga peduli juga. tapi ini

ini orang yang aku cinta sal, kenapa... kenapa harus taruh trauma yang besar itu? kenapa kamu tanya apa mauku?

apa sih mau kamu sal?

dia bilang aku adalah obat, taukah rasanya pahit? untuk jadi obat, aku cuma obat. obat karena dia sakit, tapi rasanya aku juga ikut sakit.

tolong, tolong jangan kembali lagi untuk sakitin dia, atau apapun, tapi kalau suatu saat kamu kembali, karena kamu bilang kamu siap menunggu selama apapun, kalau suatu saat dia menyambut kamu kembali, aku, aku mungkin sudah mati, entah jiwa atau raganya.

dan kamu ngga akan mendengar tentangku, siapapun di hidup ini ngga akan tahu dimana aku, kecuali keluargaku, aku akan pergi jauh karena demi tuhan sakit rasanya, aku ingin tenang, tolong jangan muncul lagi.

jangan buat aku ingin mati untuk kesekian kali.