dunia ngga selalu rumah
seneng banget karena dua bulan ini aku punyamu lagi sebagai duniaku, meskipun kayak badai, kayak tsunami, kayak hujan gerimis, tapi banyak banget hangat sinar mataharinya, banyak banget senangnya.
tapi dunia ngga selalu rumah, jar. duniaku ngga bersedia dijadikan rumah. kamu, udah lelah untuk membersamai aku, kamu udah lelah untuk jadi duniaku.
kita saling membelakangi lagi, aku sembunyi lagi dari terangmu.
aku mau sembunyi.