p.s. Az-Zahra

bear, dia butuh banyak waktu

katanya mau poop tapi masih main game, terus dia sering banget butuh waktu, "kasih aku waktu...", katanya. tapi gapernah tau juga berapa lama, harus selalu aku konfrontasi kah? rasanya banyak ngga siap.

aku mau bacain suratku disini untuk dia tapi dia gamau dengar saat ini, "besok" katanya. ya.. kamu percaya?

mungkin saja dia lupa, selayaknya biasa. memberi berapa waktu lagi, putria? membungkam berapa tanya, lagi? meredam berapa ragu lagi? ini seperti, apa lagi? menyiram berapa bara tanya lagi?

kamu selalu kesal menunggu seseorang bersiap saat kamu sudah lama menunggu, kamu baik saja? sepertinya sih tidak, kamu akan tumpuk dia sampai, sampai ngga tertahankan.

lalu kamu meledak lagi, menciptakan hal baru lagi, entah yang merusak atau memperbaiki, sehancur apapun, kamu tetap balik ke diri sendiri.

jadi selepas ini, apa yang berubah lagi?